Pemetaan Daerah Endemis OPT


DASAR PEMETAAN DAERAH ENDEMIS

ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN

Oleh :

Edi Suwardiwijaya

Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan

Jl. Raya Kaliasin. Tromol Pos 1 Jatisari. Karawang. Telp./Fax (0264) 360581

  1. PENDAHULUAN

Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merupakan salah satu faktor pembatas dalam peningkatan kuantitas maupun kualitas produksi pangan dan hortikultura di Indonesia. Kerusakan yang diakibatkan OPT bervariasi tergantung jenis OPT, varietas, dan faktor lingkungan yang mempengaruhinya.

Untuk meningkatkan kualitas dan mencegah kehilangan hasil yang di sebabkan oleh OPT, maka diperlukan peningkatan informasi mengenai OPT penting pada komoditi utama tanaman pangan maupun hortikultura.  Salah satu prioritas utama yang perlu diinformasikan adalah pemetaan daerah endemis serangan OPT di wilayah Indonesia, sebagai langkah awal untuk mengetahui penyebaran OPT yang menjadi dasar menentukan strategi dalam menghadapi permasalahan yang timbul akibat adanya gangguan OPT. Informasi ini juga penting bagi para petani dan pengusaha sehingga dapat memahami dan dapat mengantisipasi terhadap kemungkinan timbulnya OPT yang dapat menurunkan kualitas dan produksi usaha taninya.  Selain itu juga dapat digunakan sebagai acuan untuk upaya pencegahan keluar/masuknya penyakit dari satu area ke area lain di wilayah Indonesia.

II.      SUMBER DATA

Kedua metode analisis daerah endemis dilakukan berdasarkan data histories yang bersumber dari laporan 2 (dua) mingguan Petugas Pengamat Hama dan Penyakit (PHP).  Data yang digunakan adalah data Luas Tambah Serangan (LTS) OPT yang terbagi dalam 4 (empat) kategori, yaitu Ringan (R), Sedang (S), Berat (B) dan Puso dalam satuan hektar.

(……………. selanjutnya download Analisis Pemetaan Daerah Endemis Organisme Pengganggu Tumbuhan )

Untuk catatan saya, mohon kirimkan komentar dan identitas anda, jika anda menggunakan (download) tulisan pada Blog’s saya

============================

For my note, request to deliver your identity and comment if you use (article download) in my Blog’s

9 responses to this post.

  1. Posted by Edi S Wijaya on August 31, 2009 at 7:21 pm

    Terima kasih anda telah mengunjungi blog saya, semoga bermanfaat.

    Reply

  2. Pak, pemetaan daerah endemis OPT utama kedelai dan Jagung belum dibuat power point nya ya?

    Reply

    • Posted by edisw on February 19, 2010 at 9:29 am

      Pada dasarnya sama metodenya dengan padi. saya membedakan metode analisis daerah endemis untuk tanaman semusim dan tanaman setahun. untuk tanaman semusim maka hasil analisisnya ada 2, yaitu untuk musim hujan (MH) dan musim kemarau (MK). Data yang dibutuhkan adalah kumulatif luas tambah serangan musiman masing2 sebanyak 6 musim tanam. Sedangkan untuk tanaman tahunan, hasil analisisnya hanya 1 dan data yang dibutuhkan kumulatif tahunan sebanyak 6 tahun.

      Reply

  3. pak ijin download ya??

    Reply

  4. Posted by Yoeke Kusumayanti on September 27, 2014 at 7:33 pm

    Pak Edi SW mohon ijin download tulisan bapak utk bahan penyusunan tesis…trmkasih

    Reply

  5. Posted by Ardiyanti Purwaningsih on April 17, 2015 at 6:39 am

    ijin download pak edi, dan apakah metode analisis ini bisa digunakan untuk tanaman perkebunan. saya dari balai besar perbenihan dan proteksi tanaman pekebunan surabaya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: